Olah raga itu Penting, Cegah Dehidrasi Saat Berlari

2

., salam pertamax7.com, Olah raga itu Penting, Cegah Dehidrasi Saat Berlari

Cegah Dehidrasi Saat Berlari 02 P7
Foto 1 – (Kiri-kanan) Business Unit Beverages Nestlé Pure Life Tani Sulaeman, Dokter Spesialis Olahraga pada Rumah Sakit Jogja International Hospital (JIH), dan moderator Maruli Ferdinand, dalam diskusi media berjudul “Cegah Dehidrasi Saat Berolahraga” di Yogyakarta, Sabtu, 18 November 2018, menjelang Borobudur Marathon 2018. Nestlé Pure Life merupakan official mineral water partner pada Borobudur Marathon 2018 dan menyediakan 24 water station sepanjang jalur lari 42 kilometer.

beberapa waktu lalu saya hadir dalam seminar olah raga, wis jian macam di sentil saja sudah tidak pernah lari sore seringnya lari dari kenyataan, gowes sih masih cuma kalau liputan ya nggak bisa gowes dah,, intinya ini info menarik dari Nestlé Pure Life

ARTIKEL INI BUKAN UNTUK BABE plus minus +- BABE.CO.ID / BABE.NEWS ! dan Sejenisnya

 Cegah Dehidrasi Saat Berlari

Borobudur Marathon 2018 . Perhatikan Konsumsi Air Putih Saat Berlari

  • Dehidrasi kerap dianggap remeh, padahal sangat rawan terjadi ketika berolahraga, termasuk berlari.
  • Perhatikan kualitas air mineral yang layak dikonsumsi.
  • Nestlé Pure Life sediakan 24 water station sepanjang 42 kilometer.
  • Nestlé Pure Life diproduksi melalui 12 tahapan yang sesuai dengan standar kualitas nasional dan internasional.

    Cegah Dehidrasi Saat Berlari 02 P7
    Foto 2 – (Kiri-kanan) Business Unit Beverages Nestlé Pure Life Tani Sulaeman, Dokter Spesialis Olahraga pada Rumah Sakit Jogja International Hospital (JIH), dan moderator Maruli Ferdinand, dalam diskusi media berjudul “Cegah Dehidrasi Saat Berolahraga” di Yogyakarta, Sabtu, 18 November 2018, menjelang Borobudur Marathon 2018. Nestlé Pure Life merupakan official mineral water partner pada Borobudur Marathon 2018 dan menyediakan 24 water station sepanjang jalur lari 42 kilometer.

Info resmi dari Yogayakarta, 17 November 2018 – Menjelang perhelatan Borobudur Marathon 2018, para pelari saat ini seharusnya sudah mempersiapkan kondisi fisik agar dapat tampil optimal. Salah satu yang perlu diperhatikan bagi para pelari adalah pentingnya mengkonsumsi air putih yang cukup sebelum, saat dan sesudah lari untuk mecegah dehidrasi akut. Namun hal ini kerap diremehkan karena terlalu berkonsentrasi saat berolahraga.

Spesialis Kedokteran Olahraga dari Jogja International Hospital (JIH) yang juga dosen fakultas ilmu keolahragaan UNY Yogyakarta, dr.Muhammad Ikhwan Zein, Sp.KO mengingatkan para pelari pada ajang Borobudur Marathon 2018 agar menjaga stamina mereka saat berlari dengan mengkonsumsi air putih yang cukup. Sebab, dehidrasi akut salah satunya bisa terjadi akibat terlalu banyak mengeluarkan keringat akibat berolahraga.

“Rata-rata manusia mengeluarkan cairan tubuh sebesar 1500-3000 CC perhari. Kalau berolahraga, maka cairan tubuh yang keluar akan lebih banyak lagi, terlebih bila olahraga dilakukan diluar ruangan dengan cuaca yang panas. Dehidrasi adalah keadaan dimana terjadi kehilangan cairan tubuh akibat berkeringat maupun beraktivitas pada cuaca yang panas. Dehidrasi terdengar sepele, tapi banyak yang tidak mengetahui akibat fatal dari dehidrasi. Tanda-tanda yang dialami seseorang ketika mengalami dehidrasi akut antara lain merasa lemas, pusing, kebingungan, mual dan ingin pingsan. Hilangnya cairan tubuh ini juga ditandai dengan urin yang berwarna gelap dan frekuensi buang air kecil yang jarang, ujar dr. Ikhwan di Yogyakarta.

Apabila gejala dehidrasi tersebut terus dibiarkan, dr. Ikhwan menambahkan, akan memicu risiko cedera panas yang lebih serius, yaitu  heat stroke yang dapat menyebabkan komplikasi lanjutan berupa kerusakan  ginjal bahkan kematian. Karena gejala umum dari cedera panas sangat bervariasi mulai dari lemas, mulut terasa kering, pusing, mual, kejang hingga pingsan maka pelari harus tetap waspada dan menjaga asupan cairan sebaik mungkin. “ Rasa haus merupakan indikator yang paling buruk, kalau anda sudah haus berarti anda sudah dehidrasi”, tambahnya.

Dr. Ikhwan juga mengingatkan, kita sebaiknya memilih air minum yang sudah terjamin kualitasnya, terutama yang sudah mengalami proses sedemikian rupa dan bukan sekadar air matang yang direbus. Ciri-ciri umum air mineral yang layak untuk dikonsumsi adalah terbebas dari rasa, warna serta bau.

“Para konsumen juga harus cerdas dalam memilih air kemasan. Kita harus bisa memastikan bahwa air mineral dalam kemasan telah melalui serangkaian tahapan proses sehingga memenuhi parameter standar kualitas air mineral di Indonesia serta parameter standar internasional, yang berarti air mineral tersebut bisa dipastikan tidak mengandung partikel berbahaya dan terjamin kemurniannya” dr. Ikhwan menambahkan.

Di tempat yang sama, Head of Business Unit Beverages Nestlé Pure Life Tani Sulaeman mengatakan, sebagai air mineral kemasan resmi dari Borobudur Marathon, Nestlé Pure Life telah menempatkan 24 water station sepanjang 42 kilometer. Tani menyarankan agar para pelari memanfaatkan semaksimal mungkin water station tersebut agar dapat terus berlari hingga garis finish.  

“Apabila para pelari sudah merasa lelah dan kehausan, serta mengalami gejala-gejala dehidrasi tersebut, kami sarankan untuk tidak mengambil risiko dan segera memanfaatkan air minum yang telah tersedia di berbagai water station Nestlé Pure Life. Kami ingin melihat para pelari dapat sampai ke garis finish dengan kondisi yang bugar walau pasti sangat lelah karena berlari hingga puluhan kilometer,” ujar Tani.

Tani melanjutkan, Borobudur Marathon merupakan salah satu ajang marathon bergengsi yang ada di Indonesia. Nestlé Pure Life sangat antusias mendukung Borobudur Marathon yang merupakan ajang untuk mendorong masyarakat Indonesia untuk bergerak dan menerapkan gaya hidup sehat dan aktif dengan berolahraga, salah satunya dengan berlari. “Apa yang menjadi tujuan dari Borobudur Marathon sebenarnya sama dengan misi yang kami bawa di Nestlé Pure Life, yaitu untuk menciptakan generasi masa depan Indonesia yang lebih sehat,” ujar Tani.

Komitmen untuk menciptakan generasi yang lebih sehat ini ditunjukkan oleh Nestlé Pure Life dengan menciptakan air mineral kemasan yang berkualitas terbaik sesuai slogan #KemurnianTerbaik yang di usung. Sebagai merek global air mineral dalam kemasan No. 1 di dunia, Nestle Pure Life menjamin kualitas dan kemurnian airnya melalui 12 tahapan kualitas Nestle yang terangkum dalam 4 poin penting mulai dari pemilihan sumber air, proses pengolahan berteknologi tinggi, kemasan terbaik yang terjamin keamanannya serta memenuhi 29 parameter SNI (Standar Nasional Indonesia) dan 116 parameter Standard Kualitas Internasional NQWAC (Nestle Quality Water Assurance Centre). Bahkan, air sumber Nestlé Pure Life secara berkala dicek di Nestlé global di Vittel, Perancis.

“Kami sangat teliti dalam memproses air mineral Nestlé Pure Life untuk menjamin kualitas air tersebut. Misalnya, proses produksi air kami menggunakan pipa stainless steel berspesifikasi terbaik, yaitu stainless steel 316 L yang menjamin tidak akan pernah terjadi kontaminasi karat pada air mineral Nestlé Pure Life,” tutur Tani.

Cegah Dehidrasi Saat Berlari 03 P7
Foto 3 – (Kiri-kanan) Business Unit Beverages Nestlé Pure Life Tani Sulaeman dan Dokter Spesialis Olahraga pada Rumah Sakit Jogja International Hospital (JIH) usai diskusi media berjudul “Cegah Dehidrasi Saat Berolahraga” di Yogyakarta, Sabtu, 18 November 2018, menjelang Borobudur Marathon 2018. Nestlé Pure Life merupakan official mineral water partner pada Borobudur Marathon 2018 dan menyediakan 24 water station sepanjang jalur lari 42 kilometer.

Tentang Nestlé Pure Life

Nestlé Pure Life adalah merek global air mineral dalam kemasan nomor 1 di dunia yang telah dijual di 28 negara di dunia, dan menjadi bagian dari Nestlé Waters yang berpusat di Swiss. Awalnya, air mineral kemasan ini diproduksi oleh perusahaan lain dengan brand Aberfoyle Springs. Pada tahun 2002, Nestlé membelinya dan berubah nama menjadi Nestlé Pure Life Aberfoyle hingga berubah menjadi hanya Nestlé Pure Life. Proses pembuatan air Nestlé Pure Life dilakukan melalui 12 tahapan kualitas Nestlé sehingga tidak mengandung partikel berbahaya dan dan terjamin kemurniannya.

lah apa hubungannya Cegah Dehidrasi Saat Berlari sama blog otomotif? karena pertamax7 domisili di jogja memang masuk database media jogja sehingga sering ada liputan selain bahasan otomotif, namun pertamax7 sangat yakin kalau dehidrasi itu juga bisa di alami oleh pengendara motor. jangan lupa minum ya om.. wis gitu aja, sudah jangan add nike plus saya lagi,,, sudah ampun nggak kuat lari.. semoga berguna ya om.. salam @ipanase

ARTIKEL INI BUKAN UNTUK BABE plus minus +- BABE.CO.ID / BABE.NEWS ! dan Sejenisnya

2 KOMENTAR

Apa Komentar Pemirsa ?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.